Senin, 13 Juni 2011

Sampahmu, Masalah Kita Bersama

Diposting oleh nuratnamukti di 22.47
Sampah. Siapa yang tidak tahu satu kata tersebut. Menurut saya, sampah adalah suatu barang yang sudah tidak terpakai atau sisa-sisa pemakaian dari suatu barang lain, dan dibuang oleh pemiliknya. Jadi sampah bisa berarti banyak. Ada sampah rumah tangga seperti kertas, bungkus plastik kemasan, sisa-sisa sayur, botol-botol yang tidak terpakai, sampai makanan – makanan yang sudah basi. Adalagi sampah yang dikeluarkan oleh pabrik-pabrik atau yang biasa disebut limbah. Ada limbah cair ataupun limbah padat.
Sebenarnya tak ada yang salah dengan apa yang namanya sampah. Yang salah hanyalah pengelolaannya. Apabila sampah dikelola dengan baik, maka tak ada masalah ataupun bencana yang mengancam. Namun apabila sampah tidak dikelola dengan baik, ya tidak dapat dipungkiri akan menimbulkan masalah sedikit demi sedikit.
Berikut adalah hanya sebagian contoh bentuk sampah yang tidka dikelola dengan baik.


Nah, salah satu contoh nyata akibat dari pengelolaan sampah yang tidak tepat adalah seperti gambar sebagai berikut :



Lalu sebenarnya bagaimana pengelolaan sampah yang baik? Jawabannya hanya satu dan itu sudah tidak asing pastinya bagi teman-teman semua : BUANG SAMPAH PADA TEMPATNYA. Dalam hal ini, tempatnya adalah tempat sampah. Jadi kata – kata tersebut jangan disalahgunakan ok? :-)
Namun tampaknya masyarakat telah lupa dengan sepenggal kalimat yang padahal sebenarnya sudah terngiang sejak kita kecil. Akan tetapi mereka lupa, atau bukan lupa,tapi malas membuang sampah tersebut pada tempat yang tepat.
Jadi sebenarnya apa yang membuat mereka malas? Karena keberadaan tempat sampah memang tidak mencukupi kebutuhan sampah. Masyarakat biasanya membuang sampah sembarangan, karena mereka memang tidak menemukan tempat sampah di sekitar mereka. Nah itu yang sebenarnya harus dibenahi dari pemerintah. Ya mungkin terlalu jauh jika diserahkan langsung kepada pemerintah. Mungkin hakl terdekat dulu. Contohnya kampus jurusan kita. Maka perlu dikomunikasikan dengan kajur. Atau di kawasan lingkungan kos kita, maka perlulah komunikasi dengan ketua RT atau sebagainya. Namun, jika masyarakat cerdas, apabila mereka tidak menemukan tempat sampah terdekat, maka simpanlah dahulu sampah tersebut di kantong kita, dan baru masukkan ke tempat sampah jika kita telah menemukan tempat sampah. Namun sayangnya hanya sedikit orang-orang cerdas di Indonesia ini. Bahkan para mahasiswa yang merupakan orang akadems dan berpendidikan tinggi pun tak jauh dari apa yang namanya buang sampah sembarangan..
Teman – teman pasti juga sudah sangat paham dengan ‘teori perubahan sampah menjadi bencana’. Bagaimana sampah itu bisa menyebabkan banjir dan sebagainya. Saya kira sudah tahu ya, jadi tidak perlu saya sampaikan di post ini.
Maka sebelum sampah – sampah kita menjadi masalah nantinya, mulailah kita berubah. Berubah kea rah yang lebih baik dan benar. Ada slogan yang sering dikumandangkan pula, yaitu 3M. Yang artinya, mulailah dari diri kita, mulai dari diri sendiri, dan mulailah dari hal yang kecil.
Kita –mahasiswa- sebagai agent of change harusnya bisa menjadi contoh perubahan di masyarakat. Yuk berubah ke yang lebih baik , dengan cara yang sederhana -> usahakan buang sampah pada tempat sampah..
Kalau bukan kita, siapa lagi?? Kalau bukan sekarang, kapan lagi??
Yuk berubah ! Yuk jadi contoh ! ^^

0 komentar:

Posting Komentar

Senin, 13 Juni 2011

Sampahmu, Masalah Kita Bersama

Diposting oleh nuratnamukti di 22.47
Sampah. Siapa yang tidak tahu satu kata tersebut. Menurut saya, sampah adalah suatu barang yang sudah tidak terpakai atau sisa-sisa pemakaian dari suatu barang lain, dan dibuang oleh pemiliknya. Jadi sampah bisa berarti banyak. Ada sampah rumah tangga seperti kertas, bungkus plastik kemasan, sisa-sisa sayur, botol-botol yang tidak terpakai, sampai makanan – makanan yang sudah basi. Adalagi sampah yang dikeluarkan oleh pabrik-pabrik atau yang biasa disebut limbah. Ada limbah cair ataupun limbah padat.
Sebenarnya tak ada yang salah dengan apa yang namanya sampah. Yang salah hanyalah pengelolaannya. Apabila sampah dikelola dengan baik, maka tak ada masalah ataupun bencana yang mengancam. Namun apabila sampah tidak dikelola dengan baik, ya tidak dapat dipungkiri akan menimbulkan masalah sedikit demi sedikit.
Berikut adalah hanya sebagian contoh bentuk sampah yang tidka dikelola dengan baik.


Nah, salah satu contoh nyata akibat dari pengelolaan sampah yang tidak tepat adalah seperti gambar sebagai berikut :



Lalu sebenarnya bagaimana pengelolaan sampah yang baik? Jawabannya hanya satu dan itu sudah tidak asing pastinya bagi teman-teman semua : BUANG SAMPAH PADA TEMPATNYA. Dalam hal ini, tempatnya adalah tempat sampah. Jadi kata – kata tersebut jangan disalahgunakan ok? :-)
Namun tampaknya masyarakat telah lupa dengan sepenggal kalimat yang padahal sebenarnya sudah terngiang sejak kita kecil. Akan tetapi mereka lupa, atau bukan lupa,tapi malas membuang sampah tersebut pada tempat yang tepat.
Jadi sebenarnya apa yang membuat mereka malas? Karena keberadaan tempat sampah memang tidak mencukupi kebutuhan sampah. Masyarakat biasanya membuang sampah sembarangan, karena mereka memang tidak menemukan tempat sampah di sekitar mereka. Nah itu yang sebenarnya harus dibenahi dari pemerintah. Ya mungkin terlalu jauh jika diserahkan langsung kepada pemerintah. Mungkin hakl terdekat dulu. Contohnya kampus jurusan kita. Maka perlu dikomunikasikan dengan kajur. Atau di kawasan lingkungan kos kita, maka perlulah komunikasi dengan ketua RT atau sebagainya. Namun, jika masyarakat cerdas, apabila mereka tidak menemukan tempat sampah terdekat, maka simpanlah dahulu sampah tersebut di kantong kita, dan baru masukkan ke tempat sampah jika kita telah menemukan tempat sampah. Namun sayangnya hanya sedikit orang-orang cerdas di Indonesia ini. Bahkan para mahasiswa yang merupakan orang akadems dan berpendidikan tinggi pun tak jauh dari apa yang namanya buang sampah sembarangan..
Teman – teman pasti juga sudah sangat paham dengan ‘teori perubahan sampah menjadi bencana’. Bagaimana sampah itu bisa menyebabkan banjir dan sebagainya. Saya kira sudah tahu ya, jadi tidak perlu saya sampaikan di post ini.
Maka sebelum sampah – sampah kita menjadi masalah nantinya, mulailah kita berubah. Berubah kea rah yang lebih baik dan benar. Ada slogan yang sering dikumandangkan pula, yaitu 3M. Yang artinya, mulailah dari diri kita, mulai dari diri sendiri, dan mulailah dari hal yang kecil.
Kita –mahasiswa- sebagai agent of change harusnya bisa menjadi contoh perubahan di masyarakat. Yuk berubah ke yang lebih baik , dengan cara yang sederhana -> usahakan buang sampah pada tempat sampah..
Kalau bukan kita, siapa lagi?? Kalau bukan sekarang, kapan lagi??
Yuk berubah ! Yuk jadi contoh ! ^^

0 komentar on "Sampahmu, Masalah Kita Bersama"

Posting Komentar

 

live and life Template by Ipietoon Blogger Template | Gift Idea