Selasa, 14 Juni 2011

Behind The Scene : Sam Po Kong 1001 Legenda

Diposting oleh Anonim di 11.52 0 komentar

Panasnya matahari siang hari tak melunturkan semangat kami untuk mengeluarkan bakat terpendam kami, yaitu acting, haha..
Latar yang kami ambil yaitu lokasi kampus, suasana pedesaan dan yang pasti Kelenteng Sampokong, Semarang. Ceritanya gini nih, Ada dua anak, Inung dan Tyas yang sedang merencanakan liburannya, akhirnya mereka memutuskan untuk ke Kelenteng Sam Po Kong. Karena budayanya yang unik, dan tidak ada duanya..

inung (jilbab kuning) dan tyas (jilbab hijau)

Nah sesampainya di sana, dia bertemu dengan Virga yang ceritanya sebagai Cik Yen atau pemandu. Akhirnya  Tyas dan Inung bertanya tentang legenda Sampokong tersebut. Dan Cik yen pun menceritakan panjang lebar legendanya.. begini ceritanya .....

Laksamana Cheng Ho (Bastian) bersama ajudannya, Wang King Kong (Paldibo) sedang berlayar, tapi Wang King Kong sakit keras. Akhirnya mereka harus transit di Semarang.
Di sana mereka bertemu penduduk pribumi. ada Zulinar as Julinem, dan Kenida as Ken Mbledes...ah langsung aja deh, jadiiii intinya itu Cheng Ho dan Wang King Kong sangat sedih berpisah dengan warga pribumi, udah betah tinggal di Semarang, dan ngga mau balik lagi.. 
Jadi tiga hari kemudian Wang King Kong menikah dengan Julinem. Dan pada suatu hari Wang King Kong sakit keras, sampai akhirnya meninggal. Wang King Kong dimakamkan di area tersebut dan dikenal sebagai Ki Dampo Awang.
Warga berinisiatif membangun sebuah kelenteng untuk mengenang jasa Laksamana Cheng Ho dan Wang King Kong yang telah membantu memakmurkan warga setempat. Sampai sekarang kelenteng itu dikenal sebagai Kelengteng Sam Po Kong.

Begitulah ceritanya..
Nah biar ngga bosen film tersebut kita beri sedikit lawakan - lawakan yang lucu (semoga..)

Di antara pengambilan film tersebut banyak sebenarnya perjuangan. Berjuang panas-panas naik motor. Eh di jalan motornya Bastian kena paku, jadi kita harus nunggu lamaaa buat nambal itu motor...

Jadi tak ada kesempurnaan tanpa adanya perjuangan dan pengorbanan.. Keep Fighting Kelompok 9... ^^

 tertawa. hal yang sering terjadi di tengah-tengah pengambilan gambar.

Walaupun lelah, tetap eksis berfoto ria.. 


gaya aneh julinem (kiri) dan ken mbledes (kanan) di tengah shooting

Senin, 13 Juni 2011

Latihan Jadi Artis

Diposting oleh Anonim di 23.19 0 komentar
Siapa bilang jadi artis itu gampang? ya, sekarang aku merasakan gimana si rasanya jadi artis.. hehe.. Dan sekarang aku tak heran lagi, kenapa artis itu bayarannya mahal, kenapa artis itu rata-rata uangnya bnayak dan kaya.. Ya karena pekerjaan mereka memang susah.. Apalagi buat aku..
Pekerjaan itu susahnya luar biasa..
Susah ketika aku harus berperan sebagai orang lain yang bukan aku banget. Susah ketika harus menghafalkan teks naskah. Susah banget ketika harus berakting, ngomong di depan kamera tanpa melihatnya. Susah banget ketika harus menahan tawa saat lagi di-shoot. Susah banget ketika harus nahan malu diliatin orang waktu shooting.. ahahaa.. pokoknya susah deh..

Ya.. Begitulah sedikit luapan perasaanku waktu jadi 'artis dadakan'.. hehe.. Yup, benar! tugas teknik komunikasiku yang membuat aku harus jadi artis dadakan. yaa, lumayan asyik si.. tapi yan tadi itu, susahnya bukan maiin.. Apalagi ketika harus mengulang adegan yang sama berkali-kali karena salah - salah terus.. haha..

Penasaran ya?
Jadi kita (Nur Ratna Mukti, Ninik Wahyuning Tyas, Virgawasti Dyah, Zulinar Irfiyanti, Kenida Ajeng, Bastian Tri, dan Paldibo A. Sitorus) dapet tugas nih. Ceritanya suruh bikin film dengan tema WISATA BUDAYA NUSANTARA. Akhirnya kita memilih wisata kelenteng Sam Po Kong di Semarang untuk diangkat ke dalam tema kita.


Kelenteng Sam Po Kong : Lokasi Shooting kita

dari kiri ke kanan : Bastian, Virga, Zulinar, Kenida, Inung, Tyas, paldibo sebagai kameramannya.. hehe

Banyak cerita lucu deh pokoknya selama kita harus menjadi artis dadakan. Cerita mengenai kisah filmnya ada di postingan berikutnya ya.. tungguuu!

satu sampah seribu bencana

Diposting oleh Anonim di 23.00 0 komentar
sampah kerap mengakibatkan bencana. Seperti kata dalam poster, yang merupakan tugas teknik komunikasi, yang saya buat, 1 SAMPAH SEMBARANGAN, 1000 BENCANA BERDATANGAN.


sampah, baik sampah plastik, sampah kertas, sampai sampah masyarakat, semuanya akan membawa bencana bagi bangsa kita.

Itu adalah pesan poster yang merupakan tugas mata kuliah teknik Komunikasi. Poster tersebut saya buat dari software Corel Draw X4. Saya memilih warna hijau karena tema yang saya ambil adalah lingkungan, lingkungan sangat erat kaitannya dengan warna hijau bukan?
Lalu untuk di bawahnya, terdapat berbagai macam gambar yang menggambarkan tentang sampah dan akibatnya, yaitu banjir. Gambar tersebut menerangkan dari kata yang ada di atas (1 sampah sembarangan, 1000 bencana berdatangan). Jadi sampah-sampah yang sembarangan dan tidak dikelola dengan baik seperti pada gambar, maka tak dapat dipungkiri akan mendatangkan bencana, salah satunya banjir.
Itulah maksud saya membuat poster ini.
Walaupun sederhana, semoga dapat menjadi inspirasi bagi siapapun yang melihatnya.. ^^

the last.. keep clean and be green !

Sampahmu, Masalah Kita Bersama

Diposting oleh Anonim di 22.47 0 komentar
Sampah. Siapa yang tidak tahu satu kata tersebut. Menurut saya, sampah adalah suatu barang yang sudah tidak terpakai atau sisa-sisa pemakaian dari suatu barang lain, dan dibuang oleh pemiliknya. Jadi sampah bisa berarti banyak. Ada sampah rumah tangga seperti kertas, bungkus plastik kemasan, sisa-sisa sayur, botol-botol yang tidak terpakai, sampai makanan – makanan yang sudah basi. Adalagi sampah yang dikeluarkan oleh pabrik-pabrik atau yang biasa disebut limbah. Ada limbah cair ataupun limbah padat.
Sebenarnya tak ada yang salah dengan apa yang namanya sampah. Yang salah hanyalah pengelolaannya. Apabila sampah dikelola dengan baik, maka tak ada masalah ataupun bencana yang mengancam. Namun apabila sampah tidak dikelola dengan baik, ya tidak dapat dipungkiri akan menimbulkan masalah sedikit demi sedikit.
Berikut adalah hanya sebagian contoh bentuk sampah yang tidka dikelola dengan baik.


Nah, salah satu contoh nyata akibat dari pengelolaan sampah yang tidak tepat adalah seperti gambar sebagai berikut :



Lalu sebenarnya bagaimana pengelolaan sampah yang baik? Jawabannya hanya satu dan itu sudah tidak asing pastinya bagi teman-teman semua : BUANG SAMPAH PADA TEMPATNYA. Dalam hal ini, tempatnya adalah tempat sampah. Jadi kata – kata tersebut jangan disalahgunakan ok? :-)
Namun tampaknya masyarakat telah lupa dengan sepenggal kalimat yang padahal sebenarnya sudah terngiang sejak kita kecil. Akan tetapi mereka lupa, atau bukan lupa,tapi malas membuang sampah tersebut pada tempat yang tepat.
Jadi sebenarnya apa yang membuat mereka malas? Karena keberadaan tempat sampah memang tidak mencukupi kebutuhan sampah. Masyarakat biasanya membuang sampah sembarangan, karena mereka memang tidak menemukan tempat sampah di sekitar mereka. Nah itu yang sebenarnya harus dibenahi dari pemerintah. Ya mungkin terlalu jauh jika diserahkan langsung kepada pemerintah. Mungkin hakl terdekat dulu. Contohnya kampus jurusan kita. Maka perlu dikomunikasikan dengan kajur. Atau di kawasan lingkungan kos kita, maka perlulah komunikasi dengan ketua RT atau sebagainya. Namun, jika masyarakat cerdas, apabila mereka tidak menemukan tempat sampah terdekat, maka simpanlah dahulu sampah tersebut di kantong kita, dan baru masukkan ke tempat sampah jika kita telah menemukan tempat sampah. Namun sayangnya hanya sedikit orang-orang cerdas di Indonesia ini. Bahkan para mahasiswa yang merupakan orang akadems dan berpendidikan tinggi pun tak jauh dari apa yang namanya buang sampah sembarangan..
Teman – teman pasti juga sudah sangat paham dengan ‘teori perubahan sampah menjadi bencana’. Bagaimana sampah itu bisa menyebabkan banjir dan sebagainya. Saya kira sudah tahu ya, jadi tidak perlu saya sampaikan di post ini.
Maka sebelum sampah – sampah kita menjadi masalah nantinya, mulailah kita berubah. Berubah kea rah yang lebih baik dan benar. Ada slogan yang sering dikumandangkan pula, yaitu 3M. Yang artinya, mulailah dari diri kita, mulai dari diri sendiri, dan mulailah dari hal yang kecil.
Kita –mahasiswa- sebagai agent of change harusnya bisa menjadi contoh perubahan di masyarakat. Yuk berubah ke yang lebih baik , dengan cara yang sederhana -> usahakan buang sampah pada tempat sampah..
Kalau bukan kita, siapa lagi?? Kalau bukan sekarang, kapan lagi??
Yuk berubah ! Yuk jadi contoh ! ^^

Jumat, 22 April 2011

Sepenggal Kehidupan Harun Yahya

Diposting oleh Anonim di 23.18 0 komentar
HARUN YAHYA: Ilmuwan Muslim Pembongkar Kebohongan Teori Evolusi



Adnan Oktar, yang sebagai Harun Yahya merupakan penyanggah paling tegas dan terkenal melawan evolusi, mengatakan ia "mengikuti jalan Allah." (The Washington Post -08 November 2009)
Harun Yahya yang bernama asli Adnan Oktar, dikenal sebagai da’i sekali-gus ilmuwan muslim asal Turki yang menentang teori evolusi Darwin. Beliau lahir di Ankara, 2 Februari 1956. Dibesarkan di kota tersebut hingga lulus SMA. Komitmen beliau terhadap islam sudah tumbuh dengan kuat sejak SMA. Tahun 1979, beliau melanjutkan pendidikan ke Universitas Mimar Sinan di Istanbul. Saat itulah beliau mulai melaksanakan misi dakwah, menyeru pada akhlaq yang baik, memerintahkan yang ma’ruf dan mencegah yang munkar.
Institusi pendidikan tersebut ternyata berada di bawah pengaruh organi-sasi ilegal berhaluan Marxisme. Pengajarnya atheis dan menyebarkan filsafat materialistik dan Darwinisme dalam kuliah yang mereka berikan. Maka Adnan Oktar menyeru orang-orang di sekitarnya pada keesaan dan keberadaan Allah. Ibu beliau, Ny. Mediha Oktar, menuturkan bahwa pada masa itu beliau hanya tidur beberapa jam saja di malam hari. Sebagian besar waktunya digunakan untuk membaca, membuat catatan dan menyimpan catatan tersebut.
Selama berada di universitas tersebut, beliau melakukan pengkajian men-dalam tentang filsafat dan ideologi materialistik yang sangat memengaruhi masyarakat sekitar. Hal inilah yang menjadikan beliau lebih paham dibandingkan dengan para pendukung filsafat atau ideologi itu sendiri.
Berbekal informasi dan pengetahuan yang mendalam ini, beliau menulis berbagai buku tentang bahaya Darwinisme dan teori evolusi, yang merupakan ancaman terhadap nilai-nilai akhlaq terhadap dunia. Buku pertamanya ber-judul “Teori Evolusi”, sebuah rangkuman dari penelitian dan pengkajian beliau yang mendalam tentang teori evolusi. Beliau menanggung sendiri semua biaya yang dikeluarkan untuk pencetakan dan penggandaan buku tersebut dari uang hasil penjualan beberapa harta warisan yang beliau terima dari keluarganya. Kemudian beliau membagikan buku tersebut secara gratis kepada para mahasiswa dan mendiskusikannya dengan siapapun yang ditemuinya.
Majalah ilmiah populer terkenal New Scientist edisi 22 April 2000 menjuluki Adnan Oktar sebagai ‘pahlawan dunia’ yang telah membongkar kebohongan teori evolusi dan mengemukakan fakta adanya penciptaan. Selain buku berseri yang isinya membongkar teori revolusi, beliau juga telah menghasilkan berbagai karya tentang Zionisme dan Freemasonry, serta ratusan buku yang mengulas masalah akhlaq dalam Al-Qur'an dan bahasan-bahasan lain yang berhubungan dengan akidah. Banyak dari buku-buku karya Harun Yahya tersebut yang diterjemahkan dalam berbagai bahasa di dunia.
Beliau telah menerbitkan karya-karyanya tentang hal-hal pokok yang dise-butkan dalam Al-Qur'an agar kaum Muslim dapat meningkatkan ketaqwaan dan kemampuan berpikir mereka secara mendalam. (dari berbagai sumber)

Selasa, 14 Juni 2011

Behind The Scene : Sam Po Kong 1001 Legenda

Diposting oleh Anonim di 11.52 0 komentar

Panasnya matahari siang hari tak melunturkan semangat kami untuk mengeluarkan bakat terpendam kami, yaitu acting, haha..
Latar yang kami ambil yaitu lokasi kampus, suasana pedesaan dan yang pasti Kelenteng Sampokong, Semarang. Ceritanya gini nih, Ada dua anak, Inung dan Tyas yang sedang merencanakan liburannya, akhirnya mereka memutuskan untuk ke Kelenteng Sam Po Kong. Karena budayanya yang unik, dan tidak ada duanya..

inung (jilbab kuning) dan tyas (jilbab hijau)

Nah sesampainya di sana, dia bertemu dengan Virga yang ceritanya sebagai Cik Yen atau pemandu. Akhirnya  Tyas dan Inung bertanya tentang legenda Sampokong tersebut. Dan Cik yen pun menceritakan panjang lebar legendanya.. begini ceritanya .....

Laksamana Cheng Ho (Bastian) bersama ajudannya, Wang King Kong (Paldibo) sedang berlayar, tapi Wang King Kong sakit keras. Akhirnya mereka harus transit di Semarang.
Di sana mereka bertemu penduduk pribumi. ada Zulinar as Julinem, dan Kenida as Ken Mbledes...ah langsung aja deh, jadiiii intinya itu Cheng Ho dan Wang King Kong sangat sedih berpisah dengan warga pribumi, udah betah tinggal di Semarang, dan ngga mau balik lagi.. 
Jadi tiga hari kemudian Wang King Kong menikah dengan Julinem. Dan pada suatu hari Wang King Kong sakit keras, sampai akhirnya meninggal. Wang King Kong dimakamkan di area tersebut dan dikenal sebagai Ki Dampo Awang.
Warga berinisiatif membangun sebuah kelenteng untuk mengenang jasa Laksamana Cheng Ho dan Wang King Kong yang telah membantu memakmurkan warga setempat. Sampai sekarang kelenteng itu dikenal sebagai Kelengteng Sam Po Kong.

Begitulah ceritanya..
Nah biar ngga bosen film tersebut kita beri sedikit lawakan - lawakan yang lucu (semoga..)

Di antara pengambilan film tersebut banyak sebenarnya perjuangan. Berjuang panas-panas naik motor. Eh di jalan motornya Bastian kena paku, jadi kita harus nunggu lamaaa buat nambal itu motor...

Jadi tak ada kesempurnaan tanpa adanya perjuangan dan pengorbanan.. Keep Fighting Kelompok 9... ^^

 tertawa. hal yang sering terjadi di tengah-tengah pengambilan gambar.

Walaupun lelah, tetap eksis berfoto ria.. 


gaya aneh julinem (kiri) dan ken mbledes (kanan) di tengah shooting

Senin, 13 Juni 2011

Latihan Jadi Artis

Diposting oleh Anonim di 23.19 0 komentar
Siapa bilang jadi artis itu gampang? ya, sekarang aku merasakan gimana si rasanya jadi artis.. hehe.. Dan sekarang aku tak heran lagi, kenapa artis itu bayarannya mahal, kenapa artis itu rata-rata uangnya bnayak dan kaya.. Ya karena pekerjaan mereka memang susah.. Apalagi buat aku..
Pekerjaan itu susahnya luar biasa..
Susah ketika aku harus berperan sebagai orang lain yang bukan aku banget. Susah ketika harus menghafalkan teks naskah. Susah banget ketika harus berakting, ngomong di depan kamera tanpa melihatnya. Susah banget ketika harus menahan tawa saat lagi di-shoot. Susah banget ketika harus nahan malu diliatin orang waktu shooting.. ahahaa.. pokoknya susah deh..

Ya.. Begitulah sedikit luapan perasaanku waktu jadi 'artis dadakan'.. hehe.. Yup, benar! tugas teknik komunikasiku yang membuat aku harus jadi artis dadakan. yaa, lumayan asyik si.. tapi yan tadi itu, susahnya bukan maiin.. Apalagi ketika harus mengulang adegan yang sama berkali-kali karena salah - salah terus.. haha..

Penasaran ya?
Jadi kita (Nur Ratna Mukti, Ninik Wahyuning Tyas, Virgawasti Dyah, Zulinar Irfiyanti, Kenida Ajeng, Bastian Tri, dan Paldibo A. Sitorus) dapet tugas nih. Ceritanya suruh bikin film dengan tema WISATA BUDAYA NUSANTARA. Akhirnya kita memilih wisata kelenteng Sam Po Kong di Semarang untuk diangkat ke dalam tema kita.


Kelenteng Sam Po Kong : Lokasi Shooting kita

dari kiri ke kanan : Bastian, Virga, Zulinar, Kenida, Inung, Tyas, paldibo sebagai kameramannya.. hehe

Banyak cerita lucu deh pokoknya selama kita harus menjadi artis dadakan. Cerita mengenai kisah filmnya ada di postingan berikutnya ya.. tungguuu!

satu sampah seribu bencana

Diposting oleh Anonim di 23.00 0 komentar
sampah kerap mengakibatkan bencana. Seperti kata dalam poster, yang merupakan tugas teknik komunikasi, yang saya buat, 1 SAMPAH SEMBARANGAN, 1000 BENCANA BERDATANGAN.


sampah, baik sampah plastik, sampah kertas, sampai sampah masyarakat, semuanya akan membawa bencana bagi bangsa kita.

Itu adalah pesan poster yang merupakan tugas mata kuliah teknik Komunikasi. Poster tersebut saya buat dari software Corel Draw X4. Saya memilih warna hijau karena tema yang saya ambil adalah lingkungan, lingkungan sangat erat kaitannya dengan warna hijau bukan?
Lalu untuk di bawahnya, terdapat berbagai macam gambar yang menggambarkan tentang sampah dan akibatnya, yaitu banjir. Gambar tersebut menerangkan dari kata yang ada di atas (1 sampah sembarangan, 1000 bencana berdatangan). Jadi sampah-sampah yang sembarangan dan tidak dikelola dengan baik seperti pada gambar, maka tak dapat dipungkiri akan mendatangkan bencana, salah satunya banjir.
Itulah maksud saya membuat poster ini.
Walaupun sederhana, semoga dapat menjadi inspirasi bagi siapapun yang melihatnya.. ^^

the last.. keep clean and be green !

Sampahmu, Masalah Kita Bersama

Diposting oleh Anonim di 22.47 0 komentar
Sampah. Siapa yang tidak tahu satu kata tersebut. Menurut saya, sampah adalah suatu barang yang sudah tidak terpakai atau sisa-sisa pemakaian dari suatu barang lain, dan dibuang oleh pemiliknya. Jadi sampah bisa berarti banyak. Ada sampah rumah tangga seperti kertas, bungkus plastik kemasan, sisa-sisa sayur, botol-botol yang tidak terpakai, sampai makanan – makanan yang sudah basi. Adalagi sampah yang dikeluarkan oleh pabrik-pabrik atau yang biasa disebut limbah. Ada limbah cair ataupun limbah padat.
Sebenarnya tak ada yang salah dengan apa yang namanya sampah. Yang salah hanyalah pengelolaannya. Apabila sampah dikelola dengan baik, maka tak ada masalah ataupun bencana yang mengancam. Namun apabila sampah tidak dikelola dengan baik, ya tidak dapat dipungkiri akan menimbulkan masalah sedikit demi sedikit.
Berikut adalah hanya sebagian contoh bentuk sampah yang tidka dikelola dengan baik.


Nah, salah satu contoh nyata akibat dari pengelolaan sampah yang tidak tepat adalah seperti gambar sebagai berikut :



Lalu sebenarnya bagaimana pengelolaan sampah yang baik? Jawabannya hanya satu dan itu sudah tidak asing pastinya bagi teman-teman semua : BUANG SAMPAH PADA TEMPATNYA. Dalam hal ini, tempatnya adalah tempat sampah. Jadi kata – kata tersebut jangan disalahgunakan ok? :-)
Namun tampaknya masyarakat telah lupa dengan sepenggal kalimat yang padahal sebenarnya sudah terngiang sejak kita kecil. Akan tetapi mereka lupa, atau bukan lupa,tapi malas membuang sampah tersebut pada tempat yang tepat.
Jadi sebenarnya apa yang membuat mereka malas? Karena keberadaan tempat sampah memang tidak mencukupi kebutuhan sampah. Masyarakat biasanya membuang sampah sembarangan, karena mereka memang tidak menemukan tempat sampah di sekitar mereka. Nah itu yang sebenarnya harus dibenahi dari pemerintah. Ya mungkin terlalu jauh jika diserahkan langsung kepada pemerintah. Mungkin hakl terdekat dulu. Contohnya kampus jurusan kita. Maka perlu dikomunikasikan dengan kajur. Atau di kawasan lingkungan kos kita, maka perlulah komunikasi dengan ketua RT atau sebagainya. Namun, jika masyarakat cerdas, apabila mereka tidak menemukan tempat sampah terdekat, maka simpanlah dahulu sampah tersebut di kantong kita, dan baru masukkan ke tempat sampah jika kita telah menemukan tempat sampah. Namun sayangnya hanya sedikit orang-orang cerdas di Indonesia ini. Bahkan para mahasiswa yang merupakan orang akadems dan berpendidikan tinggi pun tak jauh dari apa yang namanya buang sampah sembarangan..
Teman – teman pasti juga sudah sangat paham dengan ‘teori perubahan sampah menjadi bencana’. Bagaimana sampah itu bisa menyebabkan banjir dan sebagainya. Saya kira sudah tahu ya, jadi tidak perlu saya sampaikan di post ini.
Maka sebelum sampah – sampah kita menjadi masalah nantinya, mulailah kita berubah. Berubah kea rah yang lebih baik dan benar. Ada slogan yang sering dikumandangkan pula, yaitu 3M. Yang artinya, mulailah dari diri kita, mulai dari diri sendiri, dan mulailah dari hal yang kecil.
Kita –mahasiswa- sebagai agent of change harusnya bisa menjadi contoh perubahan di masyarakat. Yuk berubah ke yang lebih baik , dengan cara yang sederhana -> usahakan buang sampah pada tempat sampah..
Kalau bukan kita, siapa lagi?? Kalau bukan sekarang, kapan lagi??
Yuk berubah ! Yuk jadi contoh ! ^^

Jumat, 22 April 2011

Sepenggal Kehidupan Harun Yahya

Diposting oleh Anonim di 23.18 0 komentar
HARUN YAHYA: Ilmuwan Muslim Pembongkar Kebohongan Teori Evolusi



Adnan Oktar, yang sebagai Harun Yahya merupakan penyanggah paling tegas dan terkenal melawan evolusi, mengatakan ia "mengikuti jalan Allah." (The Washington Post -08 November 2009)
Harun Yahya yang bernama asli Adnan Oktar, dikenal sebagai da’i sekali-gus ilmuwan muslim asal Turki yang menentang teori evolusi Darwin. Beliau lahir di Ankara, 2 Februari 1956. Dibesarkan di kota tersebut hingga lulus SMA. Komitmen beliau terhadap islam sudah tumbuh dengan kuat sejak SMA. Tahun 1979, beliau melanjutkan pendidikan ke Universitas Mimar Sinan di Istanbul. Saat itulah beliau mulai melaksanakan misi dakwah, menyeru pada akhlaq yang baik, memerintahkan yang ma’ruf dan mencegah yang munkar.
Institusi pendidikan tersebut ternyata berada di bawah pengaruh organi-sasi ilegal berhaluan Marxisme. Pengajarnya atheis dan menyebarkan filsafat materialistik dan Darwinisme dalam kuliah yang mereka berikan. Maka Adnan Oktar menyeru orang-orang di sekitarnya pada keesaan dan keberadaan Allah. Ibu beliau, Ny. Mediha Oktar, menuturkan bahwa pada masa itu beliau hanya tidur beberapa jam saja di malam hari. Sebagian besar waktunya digunakan untuk membaca, membuat catatan dan menyimpan catatan tersebut.
Selama berada di universitas tersebut, beliau melakukan pengkajian men-dalam tentang filsafat dan ideologi materialistik yang sangat memengaruhi masyarakat sekitar. Hal inilah yang menjadikan beliau lebih paham dibandingkan dengan para pendukung filsafat atau ideologi itu sendiri.
Berbekal informasi dan pengetahuan yang mendalam ini, beliau menulis berbagai buku tentang bahaya Darwinisme dan teori evolusi, yang merupakan ancaman terhadap nilai-nilai akhlaq terhadap dunia. Buku pertamanya ber-judul “Teori Evolusi”, sebuah rangkuman dari penelitian dan pengkajian beliau yang mendalam tentang teori evolusi. Beliau menanggung sendiri semua biaya yang dikeluarkan untuk pencetakan dan penggandaan buku tersebut dari uang hasil penjualan beberapa harta warisan yang beliau terima dari keluarganya. Kemudian beliau membagikan buku tersebut secara gratis kepada para mahasiswa dan mendiskusikannya dengan siapapun yang ditemuinya.
Majalah ilmiah populer terkenal New Scientist edisi 22 April 2000 menjuluki Adnan Oktar sebagai ‘pahlawan dunia’ yang telah membongkar kebohongan teori evolusi dan mengemukakan fakta adanya penciptaan. Selain buku berseri yang isinya membongkar teori revolusi, beliau juga telah menghasilkan berbagai karya tentang Zionisme dan Freemasonry, serta ratusan buku yang mengulas masalah akhlaq dalam Al-Qur'an dan bahasan-bahasan lain yang berhubungan dengan akidah. Banyak dari buku-buku karya Harun Yahya tersebut yang diterjemahkan dalam berbagai bahasa di dunia.
Beliau telah menerbitkan karya-karyanya tentang hal-hal pokok yang dise-butkan dalam Al-Qur'an agar kaum Muslim dapat meningkatkan ketaqwaan dan kemampuan berpikir mereka secara mendalam. (dari berbagai sumber)
 

live and life Template by Ipietoon Blogger Template | Gift Idea